Pamela Safitri Suka Nonton Film Porno Sebelum Tidur

oleh -510 Dilihat

Storinews.com – Pamela Safitri suka nonton film porno sebelum tidur dangdut dari Duo Serigala mengaku memiliki kebiasaan nonton film porno sebelum tidur. Adakah dampaknya bagi kesehatan seksual?

“Pamela itu pasti sebelum tidur selalu lihat film yang berbau 17+ gitu lho,” kata Pamela Safitri, mengutip dari Youtube Kuy Entertainment yang diunggah baru-baru ini

Pamela mengaku dirinya suka menonton film porno sebelum tidur untuk pembelajaran diri sendiri.

“Seneng aja, jadi buat edukasi diri sendiri aja,” katanya.

Pamela Safitri mengaku mempelajari gaya berhubungan seks, titik G-spot dan lainnya ketika menonton film porno tersebut. Tapi, ia menekankan dirinya bukan menonton video porno. Melainkan, sebuah film yang memiliki adegan dewasa.

Selain film dewasa, Pamela Safitri juga suka menonton anime oppai karena dirinya memang suka berimajinasi terhadap hal-hal berbau seks. Bahkan, ia sudah suka menonton film dewasa ini sejak usia 19-20 tahun.

Baca Juga : Viral Jeje Slebew Dapat Hasilkan 100 Juta

Namun, adegan pornografi justru sebenarnya berisiko mengaburkan penghalang antara kenyataan dan imajinasi. Dampaknya bisa menyebabkan kerusakan pada hubungan dan memicu perilaku buruk. Sebab, apa yang terjadi pada adegan film porno sebenarnya hanya buatan di depan kamera.

Times of India menyebutkan bahkan menyebutkan bahwa sering menonton film porno justru bisa beriman pemahaman yang salah tentang seks. Juga dapat memengaruhi kesehatan atau membuat stres.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa laki-laki yang menonton film porno merasa tidak puas dengan kehidupan seks mereka yang bisa jadi karena jenis film porno yang dilihat. Tidak hanya itu, kejantanan, yang sangat penting bagi setiap pria, telah memperburuk disfungsi ereksi akibat pornografi.

Tontonan pornografi juga sebenarnya menjadi bentuk indoktrinasi psikologis yang menyebabkan kecemasan selama melihat adegan.

Orang yang sering nonton film porno bisa jadi sebenarnya merasa bersalah. Keterasingan dan rasa malu seperti itu dapat membuat sulit berbagi keintiman dengan orang lain. Itu juga membuat sulit untuk benar-benar menjadi dewasa.

Kecanduan pornografi bahkan seringkali disamakan dengan kecanduan konsumsi alkohol, yang menyiratkan bahwa hal itu tidak selalu buruk. Tetapi bisa juga bagi individu dengan faktor risiko tambahan dan ketergantungan yang luas pada pornografi membawa potensi kejahatan kekerasan seperti pemerkosaan dan kekerasan seksual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.